BocahKureng Weblog-Indonesian

Kumpulan humor lucu, gambar lucu, cerita lucu, humor teka-teki yang jenaka

Arsip untuk ‘Tuntunan Sholat’ Kategori

tuntunan sholat lengkap

Niat

Ditulis oleh bocahkureng di/pada November 29, 2008

Niat adalah salah satu dari beberapa fardhu Sholat. Rasulullah saw bersabda yang artinya :

Sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung niatnya”. (Muttafaq ’alaih).

Niat ini harus dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram, karena niat adalah merupakan fardhu sholat yang pertama. Oleh karena itu, hendaknya niat dilakukan dalam hati bersamaan dengan saat melafalkan ”Allahu Akbar”. Kemudian niat tersebut harus sesuai dengan sholat yang dikerjakan, dengan kata lain, jika sholat itu fardhu, maka niat pun harus ditentukan sesuai dengan namanya sehingga jika seseorang sholat Dhuhur – umpamanya – maka ia pun harus niat sholat dhuhur begitu juga sholat fardhu yang lainnya agar satu sholat dengan yang lain dapat dibedakan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tuntunan Sholat | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Takbiratul Ihram

Ditulis oleh bocahkureng di/pada November 25, 2008

Takbiratul Ihram adalah takbir pertama dalam sholat, dan takbir ini menjadi pembuka sholat. Disebut takbiratul ihram karena seorang muslim jika melafalkannya maka haram baginya melakukan perbuatan dan mengucapkan perkataan yang dibolehkan sebelumnya. Dari Ali bin Abi Thalib ra ia berkata : Rasulullah saw bersabda yang artinya :

“Kunci sholat adalah bersuci, tahrimnya adalah takbir, dan tahlilnya (yang menghalalkannya) adalah mengucapkan salam.(HR. Ahmad)

Dari Aisyah ra ia berkata yang artinya “

“Rasulullah saw senantiasa mengawali sholatnya dengan takbir dan dengan Alhamdulillahi rabbil alamin.” (HR. Ahmad) gggg

Takbiratul  ihram merupakan rukun yang harus dilakukan, dimana sholat tidak akan diterima tanpanya. Barangsiapa yang melafalkannya maka dia telah memasuki sholat, sedangkan yang belum mengucapkannya maka dia belum memasuki sholat, sekalipun berbagai rukun sholat yang lain telah dilakukan atau diucapkannya. Seseorang tidak disebut bersholat jika belum melakukan takbiratul ihram, dan tidak disebut melakukan sholat bagi seseorang yang belum mengatakan Allahu Akbar. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tuntunan Sholat | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »

Waktu – waktu Sholat Wajib

Ditulis oleh bocahkureng di/pada November 22, 2008

Allah SWT telah mewajibkan kepada kaum muslimin sholat lima kali dalam sehari semalam yaitu sholat shubuh atau sholat fajar, sholat dhuhur, sholat ashar, sholat maghrib dan sholat Isya’. Syariat juga telah menentukan waktu untuk setial sholat yang lima waktu ini. Berikut waktu-waktu sholat lima waktu tersebut :

1.    Waktu Sholat Dhuhur

Waktu sholat dhuhur dimulai sejak tergelincirnya matahari, dan berakhir ketika bayangan sesuatu sama dengan benda aslinya, yakni ketika dimulainya waktu sholat ashar. Jabir bin Abdullah ra meriwayatkan yang artinya :

“Bahwasannya Nabi saw didatangi Jibril as, dia berkata :’Berdirilah dan sholatlah’. Maka beliau sholat dhuhur ketika matahari tergelincir. Kemudian didatangi lagi pada waktu ashar, dia berkata : ‘Berdirilah dan sholatlah’. Maka beliau sholat ashar ketika bayangan benda sudah sama panjangnya. Kemudian didatangi lagipada waktu maghrib, dia berkata: ’Berdirilah dan sholatlah’. Maka beliau sholat ketika matahari terbenam. Kemudian didatangi lagi pada waktu Isya’, dia berkata: ’Berdirilah dan sholatlah’. Maka beliau sholat ketika syafaq (warna merah ketika matahari terbenam) telah hilang. Lalu didatangi lagi pada waktu fajar, dia berkata: ’Berdirilah dan sholatlah’. Maka beliau sholat ketika fajar muncul, atau dia berkata ketika fajar mulai terang memancar …….. (HR. Ahmad dan an-Nasai).

Dalam riwayat yang lain yaitu dari Nafi bin Jubair bin Muth’im dari Ibnu Abbas, dia berkata : Rasulullah saw bersabda yang artinya:

”Jibril mengimamiku di samping Baitullah sebanyak dua kali. Dia mengimamiku sholat dhuhur ketika matahari tergelincir dan ketika bayangan matahari seukuran dengan syirak, dan mengimaiku sholat ashar ketika bayangan sesuatu semisal dengan bendanya, dan mengimamiku sholat maghrib ketika puasa berbuka, dan mengimamiku sholat isya’ ketika syafaq (warna merah) telah hilang, dan mengimamiku sholat fajar ketika makan dan minum diharamkan bagi orang yang berpuasa …” (HR. Abu Dawud, Ibnu al-Mundzir, Tirmidzi, al-Hakim dan Ibnu Abi Syaibah)

Maksud syirak dalam hadits di atas adalah salah satu tali ikatan alas kaki yang ada di bagian atasnya. Ungkapan ini menjelaskan ukuran minimal bayangan ketika tergelincirnya matahari. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tuntunan Sholat | Bertanda: , , , , | 3 Komentar »